Ikut Mengiringi Rahma dan Yunara Pasutri Tuna Rungu Keliling Indonesia Meninggalkan Samarinda


Sepasang suami istri tuna rungu, Yunara (34) dan Rahma Anggraeni Chibro (29). Keduanya bertekad mengadakan perjalanan keliling Indonesia dengan bersepeda.

Mereka mulai berangkat secara resmi dari Jakarta tanggal 11 Agustus 2009. Setelah dari Jakarta, mereka telah menyinggahi Kota Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar dan Ambon. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Jayapura, Merauke, Manokwari, Ternate, Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Kendari, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palangkarya, Pontianak, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Banda Aceh, Sabang, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Serang, dan ditargetkan tiba di Jakarta pada 28 Oktober 2010.

Sementara dari Ketua Bike To Work, Toto mengatakan akan mengerahkan B2W setiap wilayah untuk membantu Yunara dan Rahma untuk menyediakan segala keperluan yang dibutuhkan, termasuk tempat penginapan.
Yanura dan Rahma juga mendapat dukungan dari Menteri Dalam Negeri Mardiyanto yang akan memberikan surat rekomendasi kepada gubernur di 33 Provinsi untuk memberikan bantuan dan dukungan bagi pasangan ini.

Rahma mengaku, dirinya bersama suami ingin berkeliling Indonesia karena ingin melihat indahnya alam Indonesia serta aneka ragam budayanya yang selama ini hanya dilihatnya dari televisi.

Rahma dan Yunara Singgah juga di Samarinda


Setelah dari Balikpapan, Mampir ke Samarinda. Tiba di Samarinda, malam selasa (08 Maret 2010), kurang lebih jam 9 malam. Menginap beberapa hari di Wisma Ruhui Rahayu, Jl. Basuki Rahmat (Seberang RS Darjad). Kegiatan Selama di Samarinda :
Bersilahturahmi dengan Pejabat Pemerintah Daerah seperti bertemu dengan Gubernur Kaltim Awang Faroek dan Istri Walikota, Night Ride bareng komunitas bike to work Samarinda mengelilingi kota Samarinda, Rekreasi jalan-jalan ke Pampang dan ke Tenggarong.
Selama di Samarinda Rahma dan Yunara dapat bantuan untuk penginapan, perbaikan sepeda (penggantian peralatan sepeda yang rusak) dari Pemrov, Pemkot dan Bike To Work Samarinda.
Tapi perjalanan di Samarinda harus berakhir untuk melanjutkan perjalanan kembali ke daerah-daerah lainnya.

Beberapa Komunitas ikut mengiringi kepergian Rahma dan Yunara meninggalkan Samarinda.

Hari kamis sore Tgl. 11 Maret 2010, saya (Mad Lori) dari komunitas sepeda low rider (Samarinda Low Rider Community) mendapat pemberitahuan dari Mas Sophian, koordinator Bike To Work Samarinda yang juga dari komunitas Pedalis (Sepeda Lipat Samarinda) diundang untuk bisa turut serta besok pada Jum’at pagi yaitu konvoi komunitas sepeda mengantarkan kepergian Rahma dan Yunara meninggalkan kota Samarinda, rencana awal dilepas sampai jembatan mahakam saja, tapi dilapangan ada perubahan yaitu sampai di Samarinda seberang.

Jum’at pagi, Tgl. 12 Maret 2010, start dari wisma Ruhui Rahayu kurang lebih pukul 7 pagi. Dikawal oleh kawan-kawan komunitas sepeda di Samarinda seperti komunitas MTB, Sepeda Lipat (Pedalis), Bike To Work, Customs Cycling Club dan komunitas sepeda low rider (Samarinda Low Rider Community). Mereka berdua dilepas sampai Samarinda seberang, depan markas militer kompi A (setelah jembatan mahakam Samarinda).

Selama perjalanan menuju Samarinda seberang (setelah jembatan mahakam) beberapa kali kami foto bareng, yaitu di tepian mahakam depan Kantor Gubernur, di Islamic Center, di pos polisi lalu lintas jembatan mahakam dan terakhir di depan markas militer kompi A Samarinda seberang. Lalu berangkat meneruskan perjalanan dari Samarinda ke Banjarmasin kurang lebih pukul 8.30. Selamat tinggal, semoga selamat sampai tujuan.

Untuk saling berkenalan, bertanya tentang kabar atau bertanya posisi saat ini dimana dan lainnya bisa menghubungi Rahma dan Yunara lewat SMS saja di nomor : 081213474480. Memberi bantuan apapun sangatlah penting, ayo… mari beri suport sahabat kita ini.

Foto-foto dokumentasi dan Informasi lebih lengkap lihat judul tulisan di sebelah kanan : “Rahma & Yunara Pasutri Tuna Rungu Bersepeda Keliling Indonesia Singgah Juga Di Samarinda“, pada bagian HALAMAN.


~ oleh samarindalowridercommunity pada 14 Maret 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: