Low Rider Samarinda di Acara “Lounching Album Samarinda Respect Compilation Charity Pray For Indonesia”


Kawan-kawan Komunitas sepeda Low Rider “Samarinda Low Rider Community” diundang oleh kawan-kawan panitia dari Samarinda Respect Compilation untuk berpartipasi meramaikan acara “Louncing  Album Samarinda Respect Compilation Charity Pray For Indonesia”. Acara berlangsung hari Sabtu, 13 November 2010, di parkiran Plaza 94 Pusamania, Areal Gor Segiri Samarinda dari pukul 14.00 sampai dengan pukul 22.00.

Berhubung di hari yang sama, sabtu itu ada acara juga Eksibisi Sepeda Low Rider di Pesona Kaltim Expo 2010, Hotel Atlet, Stadion Sempaja. Jadi untuk menghadiri undangan acara “Louncing  Album Samarinda Respect Compilation” telah diwakilkan oleh kawan-kawan low rider Samarinda yang lainnya. Kawan-kawan low rider mulai menghadiri acara tersebut pada sore harinya dan sepeda low rider kawan-kawan juga dipajang di acara tersebut untuk lebih menarik suasana acara.

Semangat mereka membara, walau jarang ada  festival, pagelaran seni, dan parade musik. Kemajuan teknologi menyebabkan banyak studio musik gulung tikar. Namun, 21 anak band asal Samarinda mematahkan hal itu. Mereka berhasil dengan karyanya bertajuk Respect Compilation.

Berawal dari keinginan membuat sebuah wadah penyaluran karya, yang digagas Banu dan Gotri, akhirnya misi membuat album kompilasi tersebut terwujud walau hanya dari mulut ke mulut, hingga terkumpul 21 band Samarinda. Mulai dari band baru hingga band juga ikut dalam proyek ini.

Mereka adalah Not For Sale, Shit Burger, Super Gokil, D’ Cari, No Sad, Carlitoz, The Circle, The Ringtone’s, Love Like Rocket, Before You Kiss, Ampar-Ampar Pisang, No Cocaine, All Size, I Love U Mom, Same Uno, The Bigger, El Jomblo, Sunrego, Canvas, D’ Publish, Lola Yesterday.

Hebatnya, untuk membuat sebuah album kompilasi ini, modal mereka sangat minim. Bahkan untuk lauching hanya punya dana sekitar Rp 4 juta. Selebihnya perizinan yang diberikan pemkot dan andil manajemen Persisam Putra yang meminjamkan tempat acara secara cuma-cuma untuk konser lauching album ini. “Semua kerja keras dari rekan-rekan yang tegabung dalam kompilasi tersebut. Alat band hingga sound sistem. Pokoknya semua serba mandiri,” ujar Djarot, koordinator acara.

Gabungan musisi muda dari Samarinda Mussic Tree yang rata-rata bergenre pop, rock alternative, ini secara teknis mengumpul masing-maising 1 hits singel mereka yang sudah direkam. Kemudian diselaraskan level musiknya, dan dikemas dalam format MP3. Kemudian di copy dalam 200 keping CD, dan covernya produksi sendiri.
Dijual masing-masing band seharga Rp 10 ribu-an. “Pemasaran kami serahkan pada band masing-masing, karena ini memang berkonsep sederhana. Saat awal mau produksi saja, kami patungan Rp 50 ribu setiap band,” timpalnya.

Pada konser yang digelar sore hingga malam di areal Parkir Stadion Segiri itu juga sebagai konser amal. Seluruh keuntungan penjualan album mereka, 50 persennya disumbangkan pada korban bencana alam. Pada malam harinya ratusan penonton memadati launching tersebut. Kotak sumbangan keliling juga diedarkan, membuktikan antusias anak muda Samarinda terhadap musik sangat besar.

…….

….

….

….

….

….

…..

….

….

……

…..

….

…..

….

….

….

……

…..

….

……

…..

~ oleh samarindalowridercommunity pada 18 November 2010.

2 Tanggapan to “Low Rider Samarinda di Acara “Lounching Album Samarinda Respect Compilation Charity Pray For Indonesia””

  1. sejujurnya packaging-nya kelewat simple, ayo mainin artwork buat cover albumnya yang lebih menarik… tapi lagu-lagunya sip kok…
    sudah saya dengerin…😀
    selamat berkarya, dan maju terus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: